Ayah Lucu Yaaa Ternyataa

ramandhanidanix


Lucu yaa, kadang kalau lagi telepon sama ibu, ayah tuh kayak nggak ikut ngobrol. Cuma sibuk sendiri, seolah-olah nggak dengerin apa-apa.

Padahal kalau diperhatiin, ternyata telinganya tetap ke arah kita. Kadang ikut senyum kalau dengar cerita, kadang tiba-tiba nyeletuk dari jauh. Padahal dari tadi katanya nggak ikut ngobrol.

Mungkin memang begitu cara ayah menunjukkan kalau dia juga pengin tau kabar anaknya. Nggak banyak tanya, nggak banyak ngomong, cuma diam-diam dengerin dari samping ibu.

“Lucu yaa ayahh, diam-diam dengerin kita saat lagi telpon sama ibu.”

Kadang kita malah lebih banyak cerita ke ibu. Tentang kerjaan, tentang capek, tentang hal-hal kecil yang sebenarnya nggak penting-penting banget. Tapi ternyata ayah juga dengerin semuanya.

Mungkin ayah cuma nggak mau kelihatan kangen. Nggak mau kelihatan terlalu perhatian. Jadi caranya ya begitu, pura-pura nggak peduli sambil tetap dengerin sampai teleponnya selesai.

Dan entah kenapa, hal kecil kayak gitu bikin hati hangat.

Ternyata ada dua orang di rumah yang sama-sama nunggu kabar kita, cuma cara menunjukkannya beda.

Post a Comment