Do'a Ayah

ramandhanidanix


Sejak jauh dari rumah, aku jadi makin sadar kalau ternyata ada banyak hal yang dulu kelihatan biasa aja.

Salah satunya cara ayah percaya sama aku. Nggak banyak tanya, nggak banyak ngomong, tapi selalu ada rasa yakin kalau aku bisa menjalani semuanya sendiri.

Padahal mungkin ayah juga khawatir. Cuma nggak pernah benar-benar menunjukkannya. Mungkin ada banyak hal yang dipikirin, tapi yang sampai ke aku justru kalimat sederhana yang bikin aku berani melangkah.

“Thanks ayahh… makasih udah selalu percaya sama aku, meski aku sekarang jauh dari rumah.”

Aku tau, pergi jauh bukan cuma soal aku yang belajar mandiri. Di rumah, mungkin ayah juga belajar untuk percaya dan melepaskan anaknya pergi mengejar hidupnya sendiri.

Kadang aku masih takut. Masih bingung. Masih ada hari di mana semuanya terasa berat dan pengin rasanya pulang sebentar.

Tapi setiap kali inget ayah percaya sama aku, rasanya jadi malu kalau terlalu lama menyerah.

Mungkin aku nggak selalu bisa cerita apa yang sedang aku lewati. Nggak selalu bisa kasih kabar setiap waktu. Tapi aku pengin ayah tau, doa ayah juga selalu aku bawa.

Di setiap langkah yang aku ambil, di setiap keputusan yang aku pilih, dan di setiap tempat baru yang harus aku hadapi sendirian.

Jauh dari rumah ternyata nggak berarti jauh dari doa ayah.

Dan mungkin itu yang bikin aku terus berani jalan.

Kembangkan rasa terima kasih untuk ayah

Post a Comment