Gaji Mungilku Mungkin Nggak Seberapaa

admin


Dulu aku sering mikir, nanti kalau udah punya penghasilan sendiri, aku mau beli apa yaa?

Tapi setelah benar-benar sampai di titik itu, ternyata yang pertama kepikiran malah bukan diri sendiri. Bukan baju baru, bukan barang yang udah lama diinginkan. Malah mikir, ibu sama ayah mau dibeliin apa yaa?

Mungkin karena dari kecil, mereka lebih sering bilang, “Udah, buat kamu aja.” Mereka terbiasa mendahulukan anak-anaknya, bahkan untuk hal-hal kecil sekalipun.

Sampai akhirnya, waktu gaji pertama masuk, ada satu keinginan kecil yang rasanya pengin banget diwujudkan.

“Gaji pertamaku mungkin nggak seberapa, tapi aku pengin ada sedikit bagian yang bisa bikin ibu sama ayah senang.”

Nggak harus sesuatu yang mahal. Mungkin cuma makanan kesukaan ibu. Sesuatu yang ayah butuhkan. Atau sekadar memberikan sebagian kecil dari gaji sambil bilang, “Ini buat ibu sama ayah.”

Kelihatannya sederhana banget.

Tapi buat aku, rasanya seperti ada kebahagiaan sendiri waktu akhirnya bisa memberi sesuatu dari hasil kerja keras sendiri. Walaupun sedikit, setidaknya kali ini aku nggak cuma menerima.

Aku tau, semua yang mereka kasih selama ini nggak akan pernah bisa dibayar cuma dengan satu gaji. Bahkan mungkin sampai kapan pun aku kerja, aku tetap merasa masih punya banyak yang harus dibalas.

Tapi nggak apa-apa. Pelan-pelan aja.

Mungkin mimpi membahagiakan mereka memang dimulai dari hal kecil. Dari gaji pertama, dari makanan sederhana, dari sesuatu yang dibeli sambil senyum sendiri karena akhirnya bisa bilang...

“Bu, Yah, ini dari hasil kerja anakmu.”

Semoga nanti, yang bisa kuberikan bukan cuma gaji pertama.

Tapi juga kehidupan yang bikin mereka nggak perlu terlalu banyak khawatir lagi. 

إرسال تعليق