Capek Tau Mikirin Semuanya

ramandhanidanix

Kadang aku pengin bilang kalau sebenarnya aku tuh capek. Bukan cuma capek badan, tapi capek karena kepala ini nggak pernah benar-benar berhenti.

“Aku tuh nggak kuat, capek tau mikirin semuanya.”

Soalnya yang dipikirin bukan cuma satu hal. Ada kerjaan, uang, orang tua, masa depan, hubungan, dan banyak hal kecil yang kalau dipikirin bareng-bareng ternyata bikin sesak juga.

Kadang badan udah rebahan, tapi pikiran masih jalan. Besok gimana, nanti gimana, kalau ternyata nggak sesuai rencana gimana. Belum kejadian aja udah dipikirin dari sekarang.

Aku juga pengin sesekali hidup tanpa harus mikirin semuanya. Nggak harus selalu kuat. Nggak harus selalu punya jawaban. Nggak harus selalu kelihatan baik-baik aja.

Mungkin selama ini aku terlalu sibuk memastikan semuanya baik-baik aja, sampai lupa kalau diri sendiri juga perlu ditanyain, “kamu masih kuat nggak?”

Dan ternyata jawabannya kadang cuma, nggak.

Bukan berarti aku menyerah. Aku cuma lagi capek. Lagi butuh berhenti sebentar tanpa merasa bersalah karena nggak bisa menyelesaikan semuanya hari ini.

Toh hidup nggak akan selesai cuma karena hari ini aku memilih istirahat sebentar. Kadang memang cuma itu yang aku butuhin.

Post a Comment