“Sempatkah diri ini membahagiakan mereka, sebelum akhirnya waktu bilang: sudah terlambat?”
Kadang aku suka kepikiran itu.
Aku masih pengin ini, pengin itu.
Masih pengin punya kerjaan yang bagus,
punya uang yang cukup,
bisa ngajak mereka jalan-jalan,
bisa beliin apa yang mereka mau tanpa mikir panjang.
Pokoknya, pengin suatu hari nanti
mereka nggak perlu mikirin apa-apa lagi.
Tapi terus aku lihat mereka...
Kok makin tua, ya?
Rambut yang dulu hitam mulai ada putihnya.
Yang dulu kuat jalan ke mana-mana, sekarang mulai gampang capek.
Terus aku jadi mikir,
“Aku keburu sukses nggak, ya?”
“Keburu bahagiain mereka nggak, ya?”
Soalnya aku nggak mau nanti punya banyak uang,
punya banyak pencapaian,
tapi orang yang dari dulu pengin aku bahagiain
sudah nggak bisa lagi merasakannya.
Jadi sekarang,
kalau aku masih kelihatan sibuk ngejar sesuatu,
sebenarnya aku cuma lagi berusaha.
Biar nanti, kalau waktunya sudah sampai,
aku bisa bilang,
“Sekarang gantian aku yang bahagiain kalian.”
Semoga aja...
masih sempat.